Selasa, 09 Maret 2010

Upaya Mengembangkan Kekayaan Budaya Nasional

  1. Kebudayaan Lokal menjadi sumber ketahanan budaya bangsa. Indonesia memiliki keanekaragaman budaya lokal yang dapatdijadikan sebagai ke aset yang tidak dapat disamakan dengan budaya lokal negara lain. Budaya lokal yang dimiliki Indonesia berbeda-beda pada setiap daerah. Tiap daerah memiliki ciri khas budayanya, seperti rumah adat, pakaian adat, tarian, alat musik, ataupun adat istiadat yang dianut. Semua itu dapat dijadikan kekuatan untuk dapat memperkokoh ketahanan budaya bangsa dimata Internasional.

Kesatuan budaya lokal yang dimiliki Indonesia merupakan budaya bangsa yang mewakili identitas negara Indonesia. Untuk itu, budaya lokal harus tetap dijaga serta diwarisi dengan baik agar budaya bangsa tetap kokoh

Oleh karena itu, untuk  meningkatkan ketahanan budaya bangsa, maka Pembangunan Nasional perlu bertitik-tolak dari upaya-upaya  pengem­bangan kesenian yang mampu melahirkan “nilai-tambah kultural”. Pakem-pakem seni (lokal dan nasional) perlu tetap dilanggengkan, karena berakar dalam budaya masyarakat. Melalui dekomposisi dan rekonstruksi, rekoreografi, renovasi, revitalisasi, refung­sionalisasi, disertai improvisasi dengan aneka hiasan, sentuhan-sentuhan nilai-nilai dan nafas baru, akan mengundang apresiasi dan menumbuhkan sikap posesif terhadap pembaharuan dan pengayaan karya-karya seni.  Di sinilah awal dari kesenian menjadi kekayaan budaya dan “modal sosial-kultural” masyarakat.

 Mengatasi Konflik Antarwarga / Suku / Agama

Dalam sila Persatuan Indonesia terkandung nilai bahwa negara adalah sebagai penjelmaan sifat kodrat manuasia monodualis yaitu sebagai makhluk individu dan makhluk sosial. Negara adalah suatu persekutuan hidup bersama diantara elemen-elemen yang membentuk negara yang berupa, suku, ras, kelompok, golongan maupun kelompok agama. Oleh karena perbedaan merupakan bawaan kodrat manusia dan juga merupakan ciri khas elemen-elemen yang membentuk negara. Konsekuensinya negara adalah beranekaragam tetapi satu, mengikatkan diri dalam suatu persatuan yang diliukiskan dalam Bhineka Tunggal Ika. Perbedaan bukan untuk diruncingkan menjadi konflik dan permusuhan melainkan diarahkan pada suatu sintesa yang saling menguntungkan yaitu persatuan dalam kehidupan bersama untuk mewujudkan tujuan bersama.

Untuk mengantisipasi konflik-konflik di masa yang akan datang, masyarakat yang berpotensi tunggal seperti itu harus didorong untuk ikut beradaptasi dengan masyarakat dinamis. Jadi, penyelesaian konflik-konflik perlu cara yang spesifik bukan dengan cara kekerasan. Pendekatan yang mungkin dilakukan adalah pendekatan budaya- politik. Pendekatan budaya dapat dilakukan dengan menyerap dan memahami sari-sari budaya kelomok-kelompok masyarakat yang berupa nilai-nilai yang mereka yakini, pelihara dan pertahakan, termasuk keinginan-keinginan yang paling dasar.

Untuk menanamkan nilai-nilai budaya nasional pada generasi penerus bangsa, instansi-instansi hendaknya menyusun kurikulum tentang pendidikan karakter dan budi pekerti bangsa di sekolah-sekolah. Tujuannya, untuk menjaga nilai-nilai budaya nasional dan penangkal masuknya arus globalisasi. Pendidikan budi pekerti juga diharapkan mampu mencegah timbulnya konflik antar suku bangsa di Indonesia  melalui ketahanan budaya.

Upaya-Upaya Pemerintah Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat

Dilihat dari kondisi masyarakat, kelihatannya langkah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat menjadi hal yang penting dan mendesak untuk dilakukan. Hingga kini, belum ada satu alasan yang kuat, untuk menyatakan bahwa rakyat Indonesia sudah sejahtera. Bahkan masih banyak yang tergolong miskin. Kemiskinan masih menjadi belenggu kehidupan kita bersama. Bahkan belakangan ini, problema kemiskinan menjadi pokok utama persoalan yang semakin menguat di masyarakat. Bahkan dunia internasional pun telah berulangkali menyerukan ajakan untuk menanggulangi masalah kemiskinan.

Pemerintah Indonesia sudah menyediakan dana bagi rakyatnya yang ingin berusaha bisnis dan maju menjadi pengusaha mandiri dan disalurkan dengan berbagai macam cara langsung kepada masyarakat luas berikut ulasannya. Bank Indonesia (BI) sudah melakukan sosialisasi melalui sistem informasi terpadu dan fokus dalam cara meningkatkan perekonomian rakyat terutama untuk jenis usaha kecil yang handal dan berprospek tinggi guna meningkatkan ketahanan ekonomi bangsa dalam menghadapi krisis, pemilihan produksi produk komoditi lokal yang unggul dan terkonsentrasi dapat meningkatkan daya jual dan daya saing produk sehingga pengusaha kecil dapat memiliki peluang bertahan dan tumbuh sehingga akhirnya meningkatkan kesejahteraan rakyat secara merata.

Pengembangan selanjutnya dengan memberikan pola-pola pembiayaan yang mudah dan murah bagi rakyat indonesia. Melalui jalur perbankan yang ada didalam negeri bisa dilakukan kerjasama pendanaan sistem kredit bagi usahawan kecil dan berkelompok dengan pengelolaan produk unggulan dalam negeri terutama produk pertanian dan peternakan yang sudah dianalisa oleh BI memiliki tingkat keberhasilan tinggi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar